"Ia kembali menjadi sebentuk punggung yang sanggup kuhayati,
yang kuisyarati halus melalui udara, langit, sinar bulan, atau gelembung bir."
(Hanya Isyarat; 48. Rectoverso)
"Ia kembali menjadi sebentuk punggung yang sanggup kuhayati,
yang kuisyarati halus melalui udara, langit, sinar bulan, atau gelembung bir."