The Vocalist of Suddenly Sunday's Words
Rabu, 19 Desember 2012
Senin, 17 Desember 2012
Em...
Lime.Grass.Blue.Powder.Pastel.Twilight.Sky.Dream.Orange.Soft.
Sometimes, we often be confused why life must be like that, like that, and like that. We don't understand why life must be like that. But, actually, it will be bring us to reach our success. Because, God always know what we need and what we don't need. So, be grateful for everything that we have got.
:)
(Source: Tumblr)
Jumat, 14 Desember 2012
This thing always beats when I see you or when you look at me. And while that moment, I realize that I still love you. Yeah. Love. You.
Senin, 26 November 2012
Ya,
Saya rindu.
Saya rindu hujan.
Sangat sederhana memang.
Saya rindu catatan-catatan basah.
Saya rindu ketika derapnya turun satu-satu.
Saya rindu pada suaranya yang bergemericik, indah.
Saya rindu saat anak-anak angin beribut kecil dibalik daun-daun.
Saya rindu pada kelopak-kelopak bunga yang basah sehabis hujan.
Saya rindu suara hujan yang hampir berhenti--gerimis yang jatuh.
Saya rindu pada aroma tanah usai hujan mengguyur.
Saya rindu ketika sisa hujan memenuhi jalanan.
Saya rindu pada dedaunan yang rontok.
Saya rindu pada pelangi melingkar.
Setengah lingkaran memang.
Tapi, saya rindu.
Rindu hujan,
Ya.
Minggu, 11 November 2012
"And life never be the same. A different life than the one we've had. From our simple, fun, fairytales."
--A New World (Ost. Perahu Kertas)
Sabtu, 27 Oktober 2012
Ya Allah..
Ternyata selama ini aku yang salah. Aku yang secara gamblang dan tidak tahu diri telah menekannya, ya Allah. Aku tiba-tiba merasa tidak tahu terima kasih. Aku merasa seperti aku seharusnya memang tidak ada dikehidupan temanku itu. Aku terlalu labil dan tidak tahu berterima kasih. Dia yang telah menahan semua perasaan sakit hati dan marahnya padaku, yang masih mau berteman meski aku selalu memaksanya secara aku tidak sadar.
Ya Allah..
Tiba-tiba, aku merasa berdosa. Aku merasa seperti aku bukanlah makhluk yang berguna. Aku bukanlah teman yang baik. Aku, entahlah. Saat ini aku benar-benar merasa berdosa ya Allah. Terima kasih Engkau telah menyadarkan hamba- Mu yang kecil dan penuh dosa ini, ya Allah. Terima kasih, ya Allah.
Ternyata selama ini aku yang salah. Aku yang secara gamblang dan tidak tahu diri telah menekannya, ya Allah. Aku tiba-tiba merasa tidak tahu terima kasih. Aku merasa seperti aku seharusnya memang tidak ada dikehidupan temanku itu. Aku terlalu labil dan tidak tahu berterima kasih. Dia yang telah menahan semua perasaan sakit hati dan marahnya padaku, yang masih mau berteman meski aku selalu memaksanya secara aku tidak sadar.
Ya Allah..
Tiba-tiba, aku merasa berdosa. Aku merasa seperti aku bukanlah makhluk yang berguna. Aku bukanlah teman yang baik. Aku, entahlah. Saat ini aku benar-benar merasa berdosa ya Allah. Terima kasih Engkau telah menyadarkan hamba- Mu yang kecil dan penuh dosa ini, ya Allah. Terima kasih, ya Allah.
Sabtu, 20 Oktober 2012
Ini keputusan saya, Nus: saya akan berhenti. Saya tidak ingin ada pengharapan semu lagi. Saya tidak ingin ada hati yang patah untuk kedua kalinya. Saya akan melepasnya, jauh, mengalir bersama perasaan ini. Saya benar-benar akan melepasnya.
A
Senin, 08 Oktober 2012
Halo, Nus.
Mungkin aku bukan orang yang berbintang Aquarius seperti agen-agenmu yang lain, tapi aku boleh berbagi cerita, kan?
Ini tahun pertamaku di sekolah baru. Banyak kisah baru dan pengalaman baru. Meski, banyak beban baru juga yang aku kenal. Salah satunya dia. Dia, teman baruku di sekolah. Dia yang aku kenal akibat acara sekolah, dan aku tahu dia baik.
Aku, entahlah. Aku sempat menyukainya, meski kini tidak ada buncahan istimewa lagi yang kurasakan jika bertemu atau mengobrol dengannya. Tapi terkadang aku ragu, ragu bahwa ia juga memiliki hal yang sama atau tidak. Aku merasa, terkadang, dia memperhatikanku, tetapi di sisi lain aku juga merasa bahwa dia menyukai teman yang bisa dibilang lumayan cukup dekat denganku. Aku bimbang. Aku takut jika aku menyukainya hal yang sama akan terulang lagi. Aku tidak ingin jatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya. Aku bingung. Aku lelah. Aku tidak mengerti. Entahlah, semua ini terasa rumit. Atau mungkin, aku saja yang belum siap.
A
Sabtu, 06 Oktober 2012
Cerita. Suka duka. Harapan. Kekompakan. Bahagia. Kerjasama. Kasih sayang. Jatuh cinta. Benci. Sahabat. Itulah SMA; susah-senang ditanggung bersama. :''''''''')
Sabtu, 15 September 2012
Roda. Hidup itu kayak roda. Berputar, menggelinding, dan kadang gak punya tujuan. Tapi, pada akhirnya, roda juga bakal punya permberhentian, dan pemberhentian itu kadang gak mulus dan gak sesuai dengan apa yang diharapkan. Tapi si roda tetep let it flow, kan?
Banyak hal dari kehidupan yang kadang buat kita gak percaya, bahkan kadang gak terima. Tapi, pada akhirnya, hidup juga tergantung pada siapa yang menjalaninya. Yang terpenting adalah perjuangan dalam menjalani hidup itu. :)
Sabtu, 08 September 2012
Aku tidak tahu bagaimana aku harus mengatakannya. Aku tidak tahu bagaimana aku harus menyatakannya. Yang aku tahu, kau ada dan aku di dekatmu, meski kau tidak pernah menyadari keberadaanku. Aku menerimanya, karena hanya dengan menatapmu punggungmu, aku sudah dapat merasakan getar itu. Karena hanya dengan cara ini, aku dapat menghayati langkahmu yang semakin menjauh, meninggalkan siluet yang tidak pernah dapat kugapai.
Sabtu, 01 September 2012
HAPPY SEPTEMBER EVERYONE!
( My old photos )
#Wish:
1. Get the best score for everylesson at school.
2. Lebih rajin beribadah.. :)
3. Membanggakan orang tua. :)
Bulan ini dihabiskan untuk banyak sekali kegiatan. Amazing pokoknya!
Sewaktu lebaran, saya bertemu dengan seorang anak perempuan. Dia bertanya apa yang saya lakukan--sewaktu itu saya sedang memotret tukang sate. Dengan lucunya, dia ingin meminjamkan kamera saya. Saya pinjamkan. Dengan dibantu oleh saya, dia memotret, sepertinya, kakak perempuannya dan juga adiknya.
Ini dia. She's so cute!
Ini hasil jepretan dia yang saya bantu.
Bulan Agustus lalu saya juga mendapatkan objek yang menarik perhatian saya. :p Beberapa di antaranya adalah:
1.
2.
3.
4.
5.
That's all. Apa pendapatmu dengan hasul jepretan saya? Ada kritik, saran, atau komentar? Silakan tulis pemdapatmu di kolom komentar. Terima kasih. :)
Selasa, 14 Agustus 2012
Saya rindu, rindu menulis, rindu menuangkan setiap kata menjadi ramuan kalimat, rindu membuat cerita. Saya tidak tahu mengapa, tetapi, menulis rasanya seperti mengutarakan perasaan yang tidak bisa saya uraikan dengan lisan. Menulis seperti salah satu wadah yang membuat saya merasakan, mengerti, dan memahami setiap perasaan yang terkadang di luar nalar. Saya selalu merasa lega setiap kali selesai mengutarakan perasaan saya lewat tulisan.
Saya termasuk anak yang tidak bisa selalu jujur dan terbuka terhadap orang lain. Ada kalanya saya ragu dan malu menceritakan setiap perasaan saya kepada orang lain. Ada kalanya saya hanya bisa memendam semua sendiri. Tulisanlah yang menjadi pelarian saya untuk setiap hal tersebut. Tapi sekarang otak saya seperti berhenti meramu mantra. Ketika saya memiliki ide untuk menulis cerita, otak saya seperti sulit menemukan kata yang pas untuk menuangkannya dalam sederet kalimat. Kadang, saya juga merasa sulit untuk melanjutkan cerita yang ada, padahal embrio cerita telah berkembang di otak saya. Saya merasa tawar.
Saya berharap, semoga saya cepat sembuh dari penyakit ini. Karena saya sudah tidak sabar untuk kembali menulis, kembali meramu, dan kembali bertemu dengan tulisan saya. Doakan saya. :)
Saya termasuk anak yang tidak bisa selalu jujur dan terbuka terhadap orang lain. Ada kalanya saya ragu dan malu menceritakan setiap perasaan saya kepada orang lain. Ada kalanya saya hanya bisa memendam semua sendiri. Tulisanlah yang menjadi pelarian saya untuk setiap hal tersebut. Tapi sekarang otak saya seperti berhenti meramu mantra. Ketika saya memiliki ide untuk menulis cerita, otak saya seperti sulit menemukan kata yang pas untuk menuangkannya dalam sederet kalimat. Kadang, saya juga merasa sulit untuk melanjutkan cerita yang ada, padahal embrio cerita telah berkembang di otak saya. Saya merasa tawar.
Saya berharap, semoga saya cepat sembuh dari penyakit ini. Karena saya sudah tidak sabar untuk kembali menulis, kembali meramu, dan kembali bertemu dengan tulisan saya. Doakan saya. :)
Sabtu, 04 Agustus 2012
Happy birthday to you..
Happy birthday to you..
Happy birthday, happy birthday..
Happy birthday to you..
HAPPY BIRTHDAY, BINTANG!
Wish all the best for you!
:D
Kamis, 02 Agustus 2012
Seperti oase di ujung kemarau kau hadir, menghadiahkan gema yang berdenting kecil di telinga. Kau seakan memanggil untuk mendekat. Aku ragu. Diam aku berdiri, menatap lelah pada titik-titik kecil yang lama sudah mengering.
Kau masih memanggil di ujung sana. Kerongkonganku semakin kerontang. Aku sudah tidak tahan lagi. Aku berlari ke arahmu, membawa kerinduan yang goyah akan sengatan sinar matahari. Kau semakin dekat dan dekat. Lalu, tiba-tiba, kau mengabur, pecah menjadi jutaan molekul dan tak terlihat lagi.
Fatamorgana. Ya, kau fatamorgana.
Rabu, 01 Agustus 2012
HAPPY AUGUST EVERYONE!
(Source: Tumblr)
Selamat tanggal satu semua. Semoga bulan ini kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari yang lalu-lalu, amin.
Akhir bulan Juli lalu dihabiskan untuk banyak hal. MOS, MAPS, pesantreen kilat. Kegiatan belajar mengajar pun mulai dimulai. Ketemu guru-guru baru yang sebisa mungkin harus cepat kita terima cara mengajarnya; ada yang asyik, tegas, caring, bahkan yang kalau di kelas buat ngantuk. Tapi, guru-guru tersebut mempunyai tujuan yang sama: membuat kita pintar dan mengerti.
Juli sampai setahun kedepan aku juga udah milih kegiatan yang bakal aku ikutin. Karawitan, KIR, jurnal, dan SAI adalah pilihanku. Tapi di antara empat itu bakalan aku lepas kalau aku gak kuat dan gak ada waktu untuk ngikutin salah satunya, karena di luar kegiatan aku masih punya kegiatan, les bahasa Inggris.
Aku berharap, bulan ini bisa menjadi bulan yang baik dan lucky buat aku dan adikku, karena di bulan ini umur kami bakalan nambah dan kami akan semakin tua. Doain semoga panjang umur, ya? ;;)
Sekali lagi, semoga bulan ini kita bisa jadi pribadi yang lebih baik, amin.
Juli sampai setahun kedepan aku juga udah milih kegiatan yang bakal aku ikutin. Karawitan, KIR, jurnal, dan SAI adalah pilihanku. Tapi di antara empat itu bakalan aku lepas kalau aku gak kuat dan gak ada waktu untuk ngikutin salah satunya, karena di luar kegiatan aku masih punya kegiatan, les bahasa Inggris.
Aku berharap, bulan ini bisa menjadi bulan yang baik dan lucky buat aku dan adikku, karena di bulan ini umur kami bakalan nambah dan kami akan semakin tua. Doain semoga panjang umur, ya? ;;)
Sekali lagi, semoga bulan ini kita bisa jadi pribadi yang lebih baik, amin.
Rabu, 18 Juli 2012
Saya tidak tahu bagaimana saya di waktu mendatang. Tapi saya tidak ingin berharap yang muluk-muluk, cukup menjadi orang yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Saya ingin lebih maju; nilai yang meningkat, persahabatan yang semakin kuat, menjadi orang yang lebih sabar, menjadi orang yang lebih supel. Dan, saya tidak ingin perubahan saya untuk menuju kedewasaan atau semacamnya membuat orang-orang di sekitar saya menjadi kurang suka dengan saya. Perubahan itu juga harus menyesuaikan lingkungan, itu yang saya yakini.
Dari SMP menuju SMA membutuhkan proses. Begitu juga dari SD menuju SMP. Semua memperlukan adaptasi, dan sebisa mungkin adaptasi tersebut tidak memakan waktu lama. Semakin lama adaptasi semakin kita sulit menghilangkan kebiasaan lama. Menjadi anak SMA memerlukan kedewasaan, kedisiplinan, dan kekompakan, tanpa itu semua kita tidak akan maju. Menjadi murid SMP pun juga begitu, tidak ada waktu lagi untuk mengeluh, bermalas-malasan dan beregois ria. Manusia bukanlah makhluk individual yang hidup sendiri!
Berbicara tentang perubahan di atas, itu adalah kesimpulan saya selama Masa Orientasi Siswa dan Masa Awal Pengenalan Siswa di sekolah baru saya, SMA N 9 Yogyakarta. Bahagia rasanya menghabiskan waktu bersama, meski melelahkan dan menegangkan.
Tumbuh dewasa bukan berarti kita harus menanggalkan kebiasaan dan mental kanak-kanak kita, tetapi untuk memperbaruinya untuk sesuai dengan umur kita yang semakin matang, mengasahnya dengan ilmu-ilmu dan kebiasaan baru yang memajukan kita, bukan mengkerdilkan kita. Sepanjang hidup berjalan, sepanjang jantung masih berdetak, sepanjang Allah SWT masih memberikan kita waktu, perbaruilah diri kita dengan yang baru, dengan yang lebih baik.
Satu lagi, jangan siksa diri kita dengan menjauhi masa depan, tapi pimpinlah, semangati, dan siapkan dirimu untuk menghadapi masa depan.
SEMANGAT PAGI!!
Rabu, 04 Juli 2012
ALHAMDULILLAH, akhirnya melalui perasaan yang (agak) gundah gulana, saya keterima di SMA N 9 Yogyakarta. Lumayan deket sama sekolah lama, haha. Cuma masuk gang sedikit.
Di sana dari pagi, sekitar pukul setengah 8. Itu masih ragu-ragu, habis di SMA 8 NEM saya masih bisa masuk. Akhirnya, saya minta orang tua saya buat nunggu sampai anak-anak yang NEM-nya seperti saya, yang daftar di SMA 8, biar kedepak dulu ke SMA lain, itu bahasa kasarnya.
Kira-kira, sekitar pukul 11 atau setengah 11, anak-anak yang NEM-nya sama seperti saya di SMA 8 udah mulai hilang namanya dari RTO PSB Online. Akhirnya, sekitar pukul 12 kurang anak-anak yang NEM-nya seperti saya di SMA 8 bener-bener udah ludes tidak tersisa. Setelah mantap, akhirnya verifikasi ke SMA 9, dan alhamdulillah sangat masuk di sana sama teman-teman lama yang lumayan banyak juga.
Beberapa menit yang lalu memang ngerasa iri sama teman-teman yang masuk SMA yang saya idamkan, khususnya SMA 1. Tapi, saya tidak merasa menyesal daftar di SMA 9, karena mungkin itu memang sekolah yang paling tepat, cocok, dan terbaik buat saya yang sudah diberikan Allah. Sekarang, saya sedang memulai untuk tidak membesar-besarkan rasa iri tersebut, malah menjadi motivosi untuk saya, bahwa meski sekolah dia ada di atas sekolah, saya tidak akan menyerah untuk mengalahkan dia dan membuktikan bahwa saya dapat mengalahkan dia di universitas nanti.
Semangat untuk semua. Syukuri yang telah di dapat. Dan, lakukan yang terbaik untuk menggapai masa depan. Good luck! :)
Di sana dari pagi, sekitar pukul setengah 8. Itu masih ragu-ragu, habis di SMA 8 NEM saya masih bisa masuk. Akhirnya, saya minta orang tua saya buat nunggu sampai anak-anak yang NEM-nya seperti saya, yang daftar di SMA 8, biar kedepak dulu ke SMA lain, itu bahasa kasarnya.
Kira-kira, sekitar pukul 11 atau setengah 11, anak-anak yang NEM-nya sama seperti saya di SMA 8 udah mulai hilang namanya dari RTO PSB Online. Akhirnya, sekitar pukul 12 kurang anak-anak yang NEM-nya seperti saya di SMA 8 bener-bener udah ludes tidak tersisa. Setelah mantap, akhirnya verifikasi ke SMA 9, dan alhamdulillah sangat masuk di sana sama teman-teman lama yang lumayan banyak juga.
Beberapa menit yang lalu memang ngerasa iri sama teman-teman yang masuk SMA yang saya idamkan, khususnya SMA 1. Tapi, saya tidak merasa menyesal daftar di SMA 9, karena mungkin itu memang sekolah yang paling tepat, cocok, dan terbaik buat saya yang sudah diberikan Allah. Sekarang, saya sedang memulai untuk tidak membesar-besarkan rasa iri tersebut, malah menjadi motivosi untuk saya, bahwa meski sekolah dia ada di atas sekolah, saya tidak akan menyerah untuk mengalahkan dia dan membuktikan bahwa saya dapat mengalahkan dia di universitas nanti.
Semangat untuk semua. Syukuri yang telah di dapat. Dan, lakukan yang terbaik untuk menggapai masa depan. Good luck! :)
Minggu, 01 Juli 2012
HAPPY JULY EVERYONE!
Banyak harapan di bulan Juli ini. Salah satunya keterima di SMA favorit yang saya idam-idamkan. Semoga harapan-harapan saya dapat terkabul dan tercapai semua, amin.
Tanggal 1 Juli ulang tahun yu saya.
Selamat ulang tahun buat Mbak Mur!
Panjang umur, sehat selalu, sejahtera, dan
bahagia. Semoga diumur Amo yang semakin tua ini,
Amo semakin mendapatkan banyak berkah dari umur Ami sebelumnya.
Amin.
Jumat, 29 Juni 2012
28 JUNI 2012, wisuda dilaksanakan di GOR sekolah. 3 tahun di SMP 1 itu unforgettable moment banget! Dari awal daftar sekolah yang sebenarnya gak pernah ada pikiran buat masuk sana. Tapi, aku bersyukur banget bisa masuk ke sekolah itu, banyak hal baru yang mungkin belum bisa aku temuin di sekolah lain. Semoga angkatan selanjutnya bisa menpertahankan acara wisuda, ya!
Edit by ToyCamera Analog Color, except the last picture.
Selasa, 05 Juni 2012
PEREMPUAN itu terduduk di sudut ruangan. Tatapannya memburu pada percikan air di luar kafe. Napasnya
menderu, selaras dengan detakan jantungnya. Tangannya
berkeringat. Otaknya berpikir keras, mencari kata demi kata yang pas untuk ia
berikan pada dia—apakah ia perlu menggunakan bahasa yang formal? Atau mungkin
bahasa sehari-hari? Apa yang harus ia tulis untuk awal suratnya? Basa-basi?
Atau langsung mengutarakan tujuannya? Ah, ia memang tidak pandai membuat surat
macam surat cinta, terlebih untuk dikirimkan kepada seseorang—dia.
Ya,
dia, lelaki, yang dikenalnya setahun yang lalu. Dia, lelaki yang ia ketahui
sangatlah pintar dalam bidang olahraga. Dia, lelaki yang sangat senang
mengumbar senyuman, pada guru-guru, teman-temannya, dan pada para junior-nya. Dia, lelaki yang sangat
menyukai warna merah. Dia, lelaki yang ia akui merupakan jelmaan pembalap
tingkat dunia. Dia, lelaki yang sangat sulit mengontrol emosi. Dia, lelaki yang
selalu datang pukul setengah 7 pagi dengan tatapan teduh pada kedua lembayung
matanya. Dan euphoria-euphoria itu yang
mengadiksi perempuan itu setiap paginya.
Hah, perempuan itu mendesah saru. Ia selalu ragu akan apa yang ia tulis. Ia takut jika lelaki itu tidak senang. Ia takut jika ia salah; ia takut jika apa yang ia tulis bertolak belakang dengan apa yang ia rasakan. Ia takut untuk kembali berbohong, pada perasaannya, pada lelaki itu. Ia hanya ingin jujur, meski tidak secara langsung dan terkesan menguntit. Yang ia inginkan hanya satu, lelaki itu tahu perasaannya.
Hah, perempuan itu mendesah saru. Ia selalu ragu akan apa yang ia tulis. Ia takut jika lelaki itu tidak senang. Ia takut jika ia salah; ia takut jika apa yang ia tulis bertolak belakang dengan apa yang ia rasakan. Ia takut untuk kembali berbohong, pada perasaannya, pada lelaki itu. Ia hanya ingin jujur, meski tidak secara langsung dan terkesan menguntit. Yang ia inginkan hanya satu, lelaki itu tahu perasaannya.
Setengah jam sudah. Tangannya pun makin berkeringat karena gelisah. Kepalanya mulai terasa pening karena memilah kata tanpa henti. Dan, belum ada satu kata yang ia rasa pas untuk dituliskan pada selembar kertas di hadapannya.
Perempuan itu semakin gundah. Apa ia tidak jadi memberitahu lelaki itu dan menjadikan hatinya menjadi korban kebohongannya lagi? Ia sebenarnya sudah menerka, lelaki itu tidak akan pernah mengira bahwa pengirim surat-tak-bertuan itu adalah dirinya, karena ia lebih senang berkamuflase dalam kubu dunianya sendiri. Ia jarang berbaur dengan teman-temannya, kecuali satu dari mereka mengajaknya untuk bergabung. Selebihnya, ia lebih senang menyendiri dan tertutup.
Ayolah! Batinnya makin bergejolak. Paling tidak satu kata saja! Kukunya sudah hampir habis karena digigiti. Kegalauan makin memeluknya.
Baiklah. Ia menyerah. Ditulisnya satu kata, lalu diikuti tiga kata retoris lain. Di kanan bawah ia bubuhi satu kata penunjang dalam namanya. Dibacanya lagi empat kata tadi, lalu dilipatnya kertas itu, dan dimasukkannya pada amplop berwarna biru. Surat ini akan ia taruh di meja lelaki itu besok pagi.
Perempuan itu melangkah ringan keluar dari kafe setelah membayar. Seulas senyum terkembang di kedua sudut bibirnya. Ia sudah tidak sabar menunggu fajar kembali datang esok hari.
Hai!
Aku. Suka. Kamu.
Ann.--
Don't ask me anything about this one.
Any criticisms? Thank you, before.
Just Be Yourself
Barusan, saya baru pulang les bahasa Inggris dan saya mendapat kesan dari dua teman les saya, they're twin. Saya suka dengan personality mereka yang just be yourself. Bagaimana tidak, dimana yang lain memilih nama oran-orang western sebagai nama suami/istri mereka dalam games, mereka menggunakan nama islam, Siti dan Siti Aminah. They're honest boys, dan mereka yang tidak ditutup-tutupi itu yang membuat mereka menjadi lucu dan beda. Bahkan, ketika teman-teman mereka menertawakan pilihan nama untuk istri mereka dalam games, mereka dengan wajah polos menatap kami semua, seperti menyiratkan "problem?" Jika saya dapat mengatakan di depan mereka tanpa malu, saya akan mengatakan: I like your both personality.
Audry and Auvry, you have good-personality. Keep it.
Audry and Auvry, you have good-personality. Keep it.
Minggu, 03 Juni 2012
Sabtu, 02 Juni 2012
“Life is a box of chocolates, you never know what you’re gonna get.”
--Forrest Gump.
Kamis, 31 Mei 2012
Tinggal menghitung hari untuk penentuan masal bagi anak-anak SMP angkatan saya. Bagaimana tanggal 2 Juni sangatlah berpengaruh pada diri kita, khususnya bagi anak-anak kelas 9 yang tahun ini lulus. Begitu banyak kenangan yang terjadi, yang memberi makna serta kesan dalam perjalanan selama 3 tahun bersama. Detik demi detik seakan sia-sia untuk dibuang sendiri. Dalam diri, sungguh ada harapan untuk kembali bersama dalam kehangatan; bercanda dan tertawa seperti biasa, menggurutu satu dengan yang lain, menangis bahagia akan suatu hal. Belajar bersama kembali dalam kelas, dalam ruang lingkup luas yang mengajarkan banyak hal, tentang persahabatan, kasih sayang, kemandirian, kerja keras, bahkan jatuh cinta. Begitu banyak hal yang telah dilewati bersama, dengan otot maupun hati. Sekolah, rumah kedua yang telah menyediakan tempat berlindung bagi kita, tempat menempa segala rasa campur aduk, tempat menggali sumur pengetahuan, dan tempat mencari segala hal baru yang belum kita temukan dalam hidup kita. Guru-guru yang menyayangi kita, sahabat yang mengerti kita apa adanya. Kecil namun berkesan, begitulah masa-masa yang tidak akan pernah terlupakan bagi kita. SMPN 1 YOGYAKARTA.
Kamis, 17 Mei 2012
Baru saja saya membaca salah satu postingan publik figur di tumblr. Saya suka dengan pemikiran-pemikiran dewasa dia, meski dia baru berumur 14 atau 15 tahun, sama seperti saya. Pemikiran hal-hal positif yang dia tuangkan seperti memberi pencerahan bagi diri saya sebagai anak remaja yang masih labil. Banyak hal dari postingan dia yang saya read membuat saya sadar begitu banyak anak yang beranjak dewasa tetapi belum memiliki pemikiran sematang dia, termasuk saya mungkin.
Beberapa kali, saya juga senang memperhatikan tweet-tweet dia twitter. Ada satu tweet, atau mungkin jawaban, dari pertanyaan followers dia yang membuat saya ngeh dan sadar bahwa kedewasaan adalah pilihan dan pilihan itu yang, kira-kira, menggambarkan masa depan kita, sehingga sebisa mungkin kita harus memulainya dari sekarang. Anak-anak zaman sekarang jarang sekali memikirkan tentang hal itu. Diri mereka lebih memikirkan yang-penting-sekarang-kayak-gitu-bisa-nanti. Saya tidak memungkiri bahwa saya pun kadang seperti itu dan saya ingin menghilangkan sikap seperti itu dari diri saya. Saya ingin berubah jadi lebih dewasa dan berpikiran ke depan.
Gambaran lain yang saya suka dari dia adalah bagaimana wawasan dia. Wawasan dia dalam jangka remaja ini menurut saya sudah dewasa. Bahkan, anak-anak seumuran dia mungkin belum memikirkan hal-hal apa saja yang akan datang di depan mata. Tapi, otaknya seperti telah terprogram bahwa dia harus ini, harus itu. Saya senang dengan dia yang sepertinya tidak senang mengeluhi tentang pelajaran. Mungkin beberapa kali, tetapi selalu dibuat enjoy.
Hal tadi mengingatkan pada guru seni rupa saya. Beliau pernah bercerita bahwa kakak kelas saya yang sekarang sudah kelas 2 SMA, yang menjadi salah satu di OSIS, dewan penggalang, dan juga panitia buku tahunan semasa SMP tidak pernah memandang pelajaran dengan sebelah mata atau mata penuh. Dia selalu mempelajari semuanya tanpa memandang bahwa ini sulit atau mudah, juga tidak pernah mengesampingkan urusan sekolahnya dari urusan-urusan di atas. Hal seperti inilah yang diperlukan dalam belajar, begitu kata beliau, dan saya setuju. Meski saya belum melakukan hal seperti itu, tapi suatu hari saya harus melakukan hal seperti itu.
Intinya, kedewasaan itu pilihan, seperti yang dikatakan publik figur yang saya bicarakan dan yang disiratkan guru seni rupa saya. Orang yang berpikiran dewasa tingkah laku dan cara berpakaiannya akan mengikuti perlahan-lahan, tetapi orang yang berpenampilan dewasa belum tentu berpikiran dan bertingkah laku dewasa. Itu kesimpulan yang saya ambil. Dan saya ingin menjadi orang yang berpikiran dewasa dengan tingkah laku yang dewasa.
Sekarang, bagaimana dengan kamu?
Berubah
Aku akui, aku memang egois. Aku tidak ingin kalah meski dengan saudara laki-lakiku sendiri. Aku selalu merasa bahwa aku harus bisa dan menang. Ada suatu rasa dimana terkadang kita menginginkan orang-orang memperhatikan kita tanpa teralih oleh orang lain. Tapi, aku akui rasa itu tidak baik untuk kita momong, karena ada kalanya kita harus bisa mengalah pada semut-semut merah yang mengangkut makanan. Ada kalanya kita harus mundur untuk beristirahat. Jika tidak, orang-orang bisa saja jengah dengan kita dan memilih untuk pergi perlahan-lahan, takut menyakiti. Dan kepergian mereka hanya akan merugikan kita; penyesalan, sakit hati. Intinya, kita harus mengubah sikap jelek kita.
Minggu, 13 Mei 2012
Mereka duduk bersisian menghadapi langit senja yang berubah menjadi jingga keungu-unguan. Hembusan napas keduanya yang sama-sama menderu memenuhi kesunyian yang menempa—beberapa kali angin mengisinya lalu pergi, digantikan kicau burung beberapa kali, setelah itu gemerisik ilalang.
Garis horizon semakin rendah membawa jingga, hanya menyisakan kamuflase-kamuflase kecil pada awan yang saling melukis. Rembluan pun sudah mulai muncul, meski malu-malu. Namun, mereka masih tetap diam, seperti ingin menyimpan tiap bait kalimat sendiri, tak ada yang perlu tahu. Meski kedua hati milik mereka saling menyapa dan bertutur.
Senja pun akhirnya pulang dengan ditutup kesunyian dari mereka. Hanya senyum yang sama-sama merekah dan kedua jari yang saling bertaut yang menjadi pengisi suara keduanya.
Sabtu, 12 Mei 2012
Dia terdiam. Jantungnya berdentum. Otot-ototnya menegang, dan kedua sudut bibirnya tak kuasa untuk tidak saling menarik membentuk satu lengkungan. Wajahnya merona tak terkendali. Reflek, dia menunduk. Ada buncahan rasa itu lagi, buncahan yang selalu berhenti pada satu titik organnya. Mata; dia tidak dapat melepaskan pandangannya sekilas saja dari seseorang di ujung sana. Lelaki itu, lelaki dengan sejuta senyuman.
Sabtu, 05 Mei 2012
Di postingan sebelumnya saya kan sudah bilang kalau ceritanya saya borong, hehe. Foto ini diambil tadi malam di acara resepsi anaknya teman ayah saya. Foto pengantinnya ada di nomor 5 dari atas.
Saya tidak tahu mengapa di beberapa meja terdapat patung-patung, tapi menurut saya penempatan patung-patung tersebut menjadikan resepsi tersebut menjadi unik.
So, yang mana foto yang kamu suka dari hasil potrey saya?
P.S: Kritik dan saran saya tunggu selalu. : )
My Photoworks 7 ❦
Ceritanya, saya borong nih. Kesepuluh foto di atas saya ambil di 2 lokasi yang berbeda. Untuk 3 foto pertama, saya ambil di UGM, lebih tepatnya di pelataran Graha Sabha Pramana, dekat Sunday Morning UGM. Untuk foto selanjutnya, diambil di Pantai Depok.
Foto-fotonya keliatan kalau diedit, kan? Tapi saya cuma edit dikit kok, paling dikontrasin sama dipertajam, plus dikasih nama saya di bawah sisi kanan/kiri. Kalau tidak saya hasilnya jadi kurang nendang (di hati saya) . Secara juga, saya belum punya kamera DSLR, saya hanya memotret menggunakan kamera digital biasa. Lagi pula, saya masih amatiran, seperti yang sering saya tulis di setiap postingan tentang photoworks saya.
Kritik dan saran saya terima selalu.
Terima kasih : )
Jumat, 27 April 2012
Kamis, 26 April 2012
Sehabis UN
Alhamdulillah, national examination is done. Doain ya semoga dapet best score. Rencana mau jalan-jalan habis itu sama temen-temen, haha.
Oya, tiba-tiba mau nge-post photo-works lagi, tapi masih amatir nih.
Oya, tiba-tiba mau nge-post photo-works lagi, tapi masih amatir nih.
This is my car. now, it's sold out. :''')
Langganan:
Komentar
(
Atom
)










